Detail Tips atau Artikel Mengolah kacang tanah

Mengolah kacang tanah

27 Februari 2008
Mengolah kacang tanah

KACANG TANAH banyak penggemarnya. Tak perlu susah-susah mengolahnya. Digoreng begitu saja pun, orang sudah bersedia mengudapnya bahkan tanpa henti. Sayur asem pun, kurang pas kalau dibuat tanpa kacang tanah. Karena enaknya kacang tanah, banyak kudapan kita yang menggunakan kacang tanah. Lihat saja tinting. Ada banyak, kan, jenisnya.
    Bukan cuma kue tradisional yang pas diramu dengan kacang tanah. Banyak, lo, kudapan kita yang dibuat dari kacang tanah. Cake, roti, atau donat pun serasi disandingkan dengan kacang tanah.
    Ada beberapa jenis kacang tanah yang dijual di negeri kita. Yang segar dan yang sudah kering. Yang sudah kering masih dibagi lagi. Yang berkulit yang sudah dikupas. Lantas yang mana yang cocok untuk membuat kudapan? Jawabnya sangat tergantung, kidapan itu akan dibuat apa.
    Kudapan yang pembuatannya harus dari kacang yang direbus, tentu lebih pas kalau menggunakan kacang yang segar. Di pasar terdapat kacang segar yang masih berkulit dan sudah dikupas. Yang masih berkulit pasti lebih segar. Yang sudah dikupas seringkali kelihatan keriput, terutama kalau sudah lama dibuka. Airnya sudah menguap sebagian.
    Butuh waktu yang cukup lama untuk mengempukkan kacang. Apalagi kalau Anda menggunakan kacang tanah yang sudah kering. Untuk menghemat waktu dan bahan bakar, rebus kacang dalam panci tekan. Tetapi kalau kebetulan tak punya, rendam dulu kacang semalaman supaya lebih cepat lunak.
    Merebus kacang bisa sampai empuk betul, bisa juga menjelang empuk saja. Karena sebagian orang lebih suka kacang yang masih "kres" ."kres" di mulut. Tapi hati-hati, kacang tetap harus matang betul. Karena kacang yang kurang matang, akan tercium bau mentahnya hingga rasanya kurang enak.
    Kacang dihaluskan lebih baik berasal dari kacang kering. Anda bisa memilih yang masih berkulit ari atau yang sudah tidak berkulit. Tergantung kebutuhan. Kalau kulit kacang memang harus dibuang, ya, tentu lebih baik memilih yang tanpa kulit. Namun kalau kacang yang tersedia di pasar hanya yang berkulit, tak jadi soal juga, kok. Cuma saja Anda terpaksa lebih repot karena harus menguliti kacang.
    Membuang kulit kacang tak sulit, kok. Seduh saja dengan air panas. Setelah itu kulit ari mullah dikelupas. Cam lain, disangrai sampai setengah matang. Tuang kacang sangria itu ke atas tampah. Tekan-tekan dengan batu lumpang. Maka kulitnya segera terkelupas.
    Sebelum dihaluskan, kacang harus dirhatangkan lulu. Caranya, bisa digoreng, disangrai, atau dioven. Waktunya harus cukup karena tekstur kacang cukup keras. Gunakan api yang tidakterlalu besar. Api yang kebesaran Cuma membuat permukaan kacang cepat matang, tetapi dalamnya masih mentah.
    Mana yang lebih balk, digoreng, disangrai, atau dioven? Ini sangat tergantung dari warna kacang yang dikehendak1. Kacang yang digoreng akan kecokelatan wamanya. Rasanya tentu lebih gurih karena menggunakan minyak scat digoreng. Kacang yang disangrai warnanya lebih pucat. Sedang kacang yang dioven juga pucat warnanya, tetapi ada aroma khas kacang panggang.
    Tidak setiap kudapan bagu,s digunakan kacang goreng. Sebaliknya tidak sem ua kudapan, kacangnya harus disangra1. Tergantung warna kudapan yang dikehendak1. Untuk saus, misalnya, kacang sangrai lebih pas.
    Karena kalau kacang terlalu cokelat warnanya, hasil saus tidak menarik.
    Menghaluskan kacang pun tidak bisa sembarang. Ada kudapan yang menggunakan kacang yang mawur. Hingga untuk menghaluskannya tidak boleh sampai kacang mengeluarkan minyak. Kacang yang sudah mengeluarkan minyak akan bergumpal. Sebaliknya untuk saus harus dihaluskan sampai berminyak hingga hasil saus kelihatan cantik.
    Kacang juga sering dibuat selai atau mentega kacang. •Nah, untuk membuat selai kacang harus lumat betul dan berminyak Tetapi hati-hati juga karena kalau kacang diblenderterlalu lama, kacang jadi sedikit encer Kenapa begitu? Karena blender yang panas membuat kacangjuga ikut panas . Akibatnya, minyak pada kacang juga ikut keluar.
    Karena itu, giling kacang dalam beberapa tahap. Hentikan menggiling setelah I atau 2 menit. Setelah blender kembali dingin, giling kembal1. Begitu seterusnya sampai .kacang betul-betul halus.