Kenikir

Kenikir
Kenikir

Kenikir memiliki nama latin Cosmos caudatus tanaman ini berasal dari amerika Latin, kenikir dimanfaatkan untuk masakan, bagian yang bisa dimanfaatkan untuk masakan adalah daun, terutama daun Yang Masih muda, di Indonesia ada beberapa jenis masakan Yang mengunakan kenikir misalnya urap, trancam, daun yang masih segar bisa juga untuk lalapan.

Selain di negara tetangga Malaysia kenikir di sebut ulam raja, sedangkan di Brunai daun keningkir biasanya disajikan dengan sambal Dan dipadukan dengan masakan ambuyat.

Menurut hasil penelitian kenikir mengandung bahan-bahan nutrisi Dan zat gizi Yang bermanfaat bagi Kita,  data Yang didapatkan bahwa daun kenikir mengandung karbohidrat, protein, serat, air, serta beberapa jenis vitamin, seperti vitamin B, vitamin C, dan beta karoten. Daun kenikir juga banyak mengandung mineral, seperti kalium, fosfor, kalsium, magnesium, zat besi, seng, tembaga, dan natrium.

Selain itu, daun kenikir juga mengandung senyawa aktif quercetin, asam fenolat (phenolic acid), dan asam klorogenat dalam jumlah yang besar. Ketiganya merupakan zat yang memiliki sifat antioksidan dan diduga memiliki efek antiradang, antihipertensi, antidiabetes, antibakteri, dan baik untuk menjaga kesehatan tulang.

Dengan banyaknya kandungan gizi yang ada pada daun kenikir, tanaman memiliki banyak khasiat untuk menunjang kesehatan tubuh.

Daun kenikir memiliki rasa yang agak pahit.  Ada cara khusus yang bisa berguna untuk menghilangkan rasa pahit tersebut.  Dengan cara memasak yang benar, maka khasiat yang terkandung didalam daun kenikir akan tetap terjaga.

Untuk mengolah daun kenikir menjadi masakan Yang lezat, Dan tentu saja bermanfaant temukan resep-resep berbahan kenikir di eresep.com

0 Komentar
Kirim Komentar

Email tidak akan di publish. Required fields are marked*